9.9.11

Toakala

Dikeramatnya alam dan tahta rimba raya
tercipta sebait rindu yang tercurah pada melodi kecap tua

Purnama ketujuh, jatuh sebagai titisan wajah Bissu Daeng
dan Toakala terkepung gelisah, pada bisik mantera passalang rianging
" tulusukko ribarambanna,pabattu cinna atingku anjari sa'be rilipa'na"
menusuk gelisah dan menyekap sukma pada pasung kebimbangan

Namun sumpah dipersaksian botting langi
merupakan keharusan tanpa tawaran

Dan jerit miris membelah malam, pecah di karang terjal
sebelum semua menjelmah batu
patung abadi kasih terlarang

Bye: Titipan Langit
Bantimurung, 22 Juli 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar