cahayamu mengalahkan matahari
bulan dan bintang bahkan tak mampu menyaingimu
saat engkau tersenyum
angin berhenti tuk menikmatinya
puteri
Tampilkan postingan dengan label Puisi Satire. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Satire. Tampilkan semua postingan
30.10.11
21.9.11
Sua Itu Indah
malam
sua
realistis
fatamorgana
skenario
sepi berembun
atau
senja terlaksana
by Indra Anwar
on FB Tuesday, June 21, 2011
sua
realistis
fatamorgana
skenario
sepi berembun
atau
senja terlaksana
by Indra Anwar
on FB Tuesday, June 21, 2011
10.9.11
Resahku saat Sendiri Tertiup Angin
malam tak lagi menawarkan ketenangan
riuh suara-suara lalu lalang
diemperan toko lelap saja pengemis jalanan
meski deru mesin bergantian melintas dilubang telinganya
pada belahan bumi lain
tetaplan hening menikmatinya
hiburan sepoi desiran angin menghanyutkan
melenakan raga dan jiwa pada bibir kematian
disini di hati anak-anak negeri yang terjajah
menganga pertanda habis siasat pada hidup
bertanya pada penghujung malam
bagaimana esok hari menyambung hidup

Bye: uak Sena
riuh suara-suara lalu lalang
diemperan toko lelap saja pengemis jalanan
meski deru mesin bergantian melintas dilubang telinganya
pada belahan bumi lain
tetaplan hening menikmatinya
hiburan sepoi desiran angin menghanyutkan
melenakan raga dan jiwa pada bibir kematian
disini di hati anak-anak negeri yang terjajah
menganga pertanda habis siasat pada hidup
bertanya pada penghujung malam
bagaimana esok hari menyambung hidup

Bye: uak Sena
Langganan:
Postingan (Atom)
